Rabu, 12 Oktober 2022
Simak, Bagaimana cara menghadapi resesi ditahun 2023

Simak, Bagaimana cara menghadapi resesi ditahun 2023

 Tanda-tanda akan terjadinya resesi ditahun 2023 semakin terlihat setelah sejumlah negara mengalami perlambatan ekonomi, perlambatan ekonomi muncul di negara-negara maju maupun berkembang seperti Amerika serikat, China, Inggris, Argentina, Mongolia, Korea selatan dan Indonesia.

dan Dana Moneter Internasional atau IMF memangkas prospek pertumbuhan ekonimi global pada tahun depan dari 2,9% menjadi 2,7%. Meski ekonomi global diramalkan masih tumbuh, IMF memperkirakan sebanyak 31 negara akan masuk ke jurang resesi pada tahun depan.

lalu bagaimana cara menghadapi Resesi?

Sebelum itu kita harus apa itu Resesi, Resesi adalah kondisi negara memburuk karena penurunan Produk Domestik Bruto, meningkatnya pengangguran, dan pertumbuhan ekonomi riil bernilai negatif selama dua kuartal berturut-turut.

saat terjadinya resesi, roda ekomoni akan melambat alias lesu. Dampaknya paling dirasakan oleh sektor finansial mulai dari bisnis yang tidak berkembang, pemotongan gaji, hingga angka pengangguran yang bertambah.

Dengan itu kita harus mempersiapkan sebelum terjadinya resesi, berikut cara menghadapi resesi ditahun depan?

1. Berhemat

Tujuannya adalah agar bisa memiliki uang lebih yang bisa dialokasikan untuk hal-hal lain seperti Dana darurat, Melunasi atau mengurangi utang, asuransi dan investasi.

2. Mengurangi atau Melunasi utang

jika kemudian gaya hidup lebih hemat sudah dilakukan, saatnya mengurangi utang. Buat utang seminim mungkin untuk berjaga-jaga misalnya terjadi resesi.

Proposi utang terhadap pengeluaran bulanan yang sehat sekitar di bawah 30%. Namun karena menghadapi resesi, lebih konservatif juga baik. misalnya rasio utang terhadap pengeluaran sampai 20%.

Hal ini bertujuan agar tidak membebani pengeluaran saat terjadi resesi.

3. Mulai siapkan dana darurat

Dana darurat sangat penting maka dari dana darurat yang ideal adalah 3-6 bulan dalam memenuhi kebutuhan. Sebelum terjadinya resesi, masih ada waktu untuk segera mengumpulkannya.

4. Asuransi

Kenapa harus menyiapkan asuransi. Asuransi adalah sebuah mekanisme perlindungan terhadap pihak tertanggung apabila mengalami resiko di masa yang akan datang  dimana pihak tertanggung akan membayar premi guna mendapatkan ganti rugi dari pihak penanggung. contohnya asuransi kesehatan misalnya ada musibah seperti terkena  penyakit yang mengharuskan dirawat dan membutuhkan dana yang cukup besar, asuransi akan jadi pelindungnya.

5. Berinvestasi

Berinvestasi agar anda bisa mempercepat realisasi tujuan jangka panjang anda. secara garis besar, tujuan jangka panjang yang umum dimiliki sebuah keluarga adalah biaya pendidikan anak untuk jenjang tinggi (kuliah) dan biaya pensiun.